Type something and hit enter

On
advertise here
Selamat datang kembali rekan-rekan PNS Merah Putih. Senang rasanya bisa kembali bertemu, meskipun hanya melalui tulisan-tulisan singkat diwebsite ini. 

Ada 2 pihak yang paling mungkin membaca artikel ini. Pertama, rekan-rekan PNS di Lembaga Diklat baik yang berasal dari Instansi Pemerintah Pusat atau yang berasal dari Instansi Pemerintah Daerah, semisal BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Provinsi atau BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) di Pemerintah Kabupaten/Kota yang bertindak sebagai penyelenggara kegiatan LATSAR CPNS. 

Yang ke dua, jelas adalah rekan-rekan CPNS yang menunggu atau sedang mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (LATSAR) CPNS dan membutuhkan modul-modul pelatihan demi menunjang suksesnya kegiatan yang sedang diikuti.

Sebelum membaca lebih jauh, kami perlu menyampaikan bahwa modul-modul yang dishare melalui website ini adalah Modul Latsar CPNS resmi dari Lembaga Administrasi Negara. Artinya kami hanya mempublikasikan ulang modul-modul yang bersumber dari website resmi Lembaga Administrasi Negara. Tujuannya hanya untuk mempermudah dan memperbanyak akses masyarakat terhadap modul-modul tersebut. Karena sering kami menemui beberapa teman-teman panitia penyelenggara kegiatan ataupun CPNS yang kebingungan bagaimana mendapatkan modul-modul tersebut.


Sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, seorang CPNS wajib melaksanakan masa percobaan selama 1 Tahun sejak tanggal ditetapkannya SK Pengangkatan CPNS oleh Intansi masing-masing. Selama periode masa percobaan tersebut, CPNS diwajibkan untuk mengikuti Pelatihan Dasar atau Diklat Prajabatan.

Ada perbedaan yang sangat besar antara Pelatihan Dasar dan Diklat Prajabatan, baik dari segi siapa pesertanya, jumlah pembiayaan, dan lamanya pelatihan. Kami akan membahas secara detail perbedaan tersebut dalam artikel berikut ini:
Perbedaan Penting Pelatihan Dasar (Latsar) dan Diklat Prajabatan bagi CPNS

Kembali ke poin utama, Modul Pelatihan Dasar (LATSAR) CPNS sebagaimana telah dipublikasikan oleh Lembaga Administrasi Negara terdiri atas 12 Modul Pelatihan yang disusun oleh para pihak yang dinilai memiliki kompetensi dibidangnya.
Download Modul Pelatihan Dasar CPNS

Berikut adalah 12 Modul Pelatihan Dasar CPNS terbaru yang kami unduh dari website resmi LAN RI:

1. Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara

Dalam rangka meningkatkan pemahaman peserta Pelatihan Dasar CPNS tentang wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara, maka pada modul ini disajikan materi yang terdiri dari:
Pertama, landasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang di dalamnya akan membahas tentang konsepsi Wawasan Nusantara dan Wawasan Kebangsaan serta konsensus dasar berbangsa dan bernegara dalam persatuan dan kesatuan. 

Kedua, nilai-nilai dasar bela negara yang meliputi pengertian umum, ruang lingkup nilai-nilai dasar bela negara dan nilai-nilai dasar bela negara dan indikatornya. 

Ketiga, penghormatan terhadap lambang-lambang negara dan ketaatan kepada peraturan perundang-undangan yang membahas tentang bendera, bahasa, lambang negara dan lagu kebangsaan serta jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan serta bentuk ketaatan warga negara kepada peraturan perundang-undangan. 

Yang terakhir, peserta pelatihan juga akan disajikan materi pembinaan kerukunan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang meliputi pengantar, kerukunan dalam berbudaya, kerukunan dalam beragama, makna dan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan bangsa serta pengamalan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.


2. Analisis Isu Kontemporer

Melalui pembelajaran pada modul ini, peserta pelatihan dasar CPNS akan diberikan bekal mengenali konsepsi perubahan dan perubahan lingkungan strategis untuk membangun kesadaran menyiapkan diri dengan memaksimalkan berbagai potensi modal insani yang dimiliki. 


Selanjutnya diberikan penguatan untuk menunjukan kemampuan berpikir kritis dengan mengidentifikasi dan menganalisis isu-isu kritikal melalui isu-isu startegis kontemporer yang dapat menjadi pemicu munculnya perubahan lingkungan strategis dan berdampak terhadap kinerja birokrasi secara umum dan secara khusus berdampak pada pelaksanaan tugas jabatan sebagai PNS pelayan masyarakat. 

Kontemporer yang dimaksud disini adalah sesuatu hal yang modern, yang eksis dan terjadi dan masih berlangsung sampai sekarang, atau segala hal yang berkaitan dengan saat ini.


3. Kesiapsiagaan Bela Negara

Dalam modul ini, kesiapsiagaan yang dimaksud adalah kesiapsiagan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam berbagai bentuk pemahaman konsep yang disertai latihan dan aktvitas baik fisik maupun mental untuk mendukung pencapaian tujuan dari Bela Negara dalam mengisi dan menjutkan cita cita kemerdekaan

Adapun berbagai bentuk kesiapsiagaan dimaksud adalah kemampuan setiap CPNS untuk memahami dan melaksanakan kegiatan olah rasa, olah pikir, dan olah tindak dalam pelaksanaan kegiatan keprotokolan yang di dalamya meliputi pengaturan tata tempat, tata upacara (termasuk kemampuan baris berbaris dalam pelaksaan tata upacara sipil dan kegiatan apel), tata tempat, dan tata penghormatan yang berlaku di Indonesia sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

4. Akuntabilitas PNS

Dalam mata pelatihan Akuntabilitas PNS, secara substansi pembahasan berfokus pada fasilitas pembentukan nilai-nilai dasar akuntabilitas. Peserta pelatihan akan dibekali dengan pembelajaran mengenai nilai-nilai dasar dan konsep akuntabilitas publik, konflik kepentingan dalam masyarakat, netralitas PNS, keadilan dalam pelayanan publik, transparan dalam memberikan informasi dan data yang dibutuhkan oleh publik, serta sikap dan perilaku yang konsisten.


Mata pelatihan ini disajikan dengan proses experiential learning, yang memberikan penekanan-penekanan pada proses internalisasi nilai-nilai dasar, kombinasi metode ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, simulasi, flm pendek, studi lapangan dan demonstrasi. Melalui mata pelatihan ini, peserta akan dinilai kemampuannya dalam mengaktualisasikan nilai-nilai dasar akuntabilitas guna pelaksanaan tugas jabatannya.

5. Nasionalisme

Modul pelatihan ini merupakan bahan pembelajaran nasionalisme yang dikembangkan berdasarkan kerangka pikir bahwa setiap pegawai ASN harus memiliki nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang kuat dan mampu mengaktualisasikannya dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan pemersatu bangsa berlandaskan Pancasila dan UUD tahun 1945.


Untuk itu setiap Pegawai Negeri Sipil sebagai bagian dari ASN harus menantiasa taat menjalankan nilai-nilai Pancasila dan mengaktualisasikannya dengan semangat nasionalisme yang kuat menjalankan tugasnya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa.


6. Etika Publik

Ketika seseorang memilih karir hidupnya sebagai Aparatur Sipil Negara, maka sejatinya ia telah menjadi bagian dari “kekuasaan” yang tindak tanduknya berimplikasi terhadap kepentingan masyarakat luas. 

Masyarakat memiliki tuntutan dan harapan yang tinggi kepada aparat pemerintah. Saking tingginya harapan masyarakat, tidak mengherankan kalau perilaku yang kurang terpuji yang dilakukan aparat pemerintah akan menjadi sorotan tajam, menjadi bahan sindiran, bulanbulanan, hinaan, cemoohan, bahkan cacian.

Melalui mata pelatihan Etika Publik ini, akan difasilitasi bagaimana pembentukan nilai-nilai dasar etika publik pada peserta pelatihan melalui pembelajaran kode etik dan perilaku pejabat publik, bentuk-bentuk kode etik dan implikasinya, aktualisasi kode etik PNS.

7. Komitmen Mutu

Esensi substansi yang disajikan dalam modul komitmen mutu memiliki keterkaitan yang mendalam dengan modul kinerja pegawai negeri sipil. Bidang apa pun yang menjadi tanggung jawab pegawai negeri sipil, semua mesti dilaksanakan secara optimal agar dapat memberi kepuasan kepada stakeholders. Aspek utama yang menjadi target stakeholders adalah layanan yang komitmen pada mutu, melalui penyelenggaraan tugas secara efektif, efsien, dan inovatif.


8. Anti Korupsi

Dalam modul ini, rekan-rekan akan diantarkan agar dapat menyadari dampak perilaku dan tindak pidana korupsi. Mudahan-mudahan peserta dapat menyadari dengan sepenuh hati dampak dari korupsi yang diuraikan dalam modul ini, karena kesadaran tersebut dapat menjadi kemauan kuat serta semangat tinggi untuk menghindarkan diri dari perilaku dan tindak pidana korupsi, serta lebih jauh lagi membangun kepedulian untuk mengajak dan membangun sistem atau lingkungan berintegritas, agar semakin banyak orang yang terhindarkan dari perilaku dan tindak pidana korupsi.


9. Manajeman Aparatur Sipil Negara

Aparatur Sipil Negara mempunyai peran yang amat penting dalam rangka menciptakan masyarakat madani yang taat hukum, berperadaban modern, demokratis, makmur, adil, dan bermoral tinggi dalam menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan merata, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan pebuh kesetiaan kepada Pancasila dan Undang Undang Dasar Tahun 1945. Kesemuanya itu dalam rangka mencapai tujuan yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia.

Melalui modul ini peserta pelatihan dasar diharapkan bisa memahami secara utuh konsep dan kebijakan tersebut. Secara lebih spesifik, peserta diharapkan bisa:
  • Memahami dan menjelaskan bagaimana kedudukan, peran, hak dan kewajiban, dan kode etik ASN
  • Konsep sistem merit dalam pengelolaan ASN
  • Mekanisme pengelolaan ASN

10. Pelayanan Publik

Dalam modul ini rekan-rekan CPNS peserta pelatihan akan diajak untuk memahami konsep dan prinsip pelayanan publik, pola pikir PNS sebagai pelayan publik, praktik etiket pelayanan publik. Sebagai kegiatan yang dimaksudkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan barang/jasa yang diperlukan oleh warga negara untuk menjaga kelangsungan hidupnya maka pelayanan publik merupakan kegiatan yang sangat penting sebab kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh sebuah negara pada gilirannya akan sangat mempengaruhi kesejahteraan warganya.

Kualitas pelayanan publik itu sendiri sangat dipengaruhi oleh banyak hal, seperti: kecukupan anggaran, organisasi penyelenggara yang efektif dan efisien, dan di atas itu semua adalah aparatur pemerintah (birokrat) yang cakap untuk memberikan pelayanan bagi seluruh warga negara.


11. Whole Of Goverenment (WoG)

Melalui mata Pelatihan ini, peserta pelatihan dasar akan dibekali dengan pengetahuan tentang sistem pengelolaan pemerintahan yang terintegrasi dalam penyelenggaraan pemberian pelayanan melalui pembelajaran konsep whole of government (WoG), penerapan WoG, best practices penerapan WoG dalam pemberian pelayanan yang terintegrasi di berbagai negara, dan implementasi WoG dalam perspektif kebijakan di Indonesia.

WoG dalam modul ini dipahami dalam konteks ruang lingkup nasional, kelompok, komunitas, dan sektor kebijakan, juga dalam konteks instrumen, serta bagaimana penataan institusionalnya.


12. Aktualisasi atau Habituasi

Dalam sistem pembelajaran Pelatihan Dasar Calon PNS pada kurikulum yang menekankan pada pembentukan karakter PNS, setiap peserta pelatihan dituntut untuk mampu mengaktualisasikan substansi materi pembelajaran yang telah dipelajari melalui proses pembiasaan diri yang difasilitasi dalam pembelajaran agenda Habituasi.

Pembelajaran agenda habituasi didalam struktur kurikulum pembentukan karakter PNS merupakan pembelajaran agenda ke-IV (terakhir), namun dalam pelaksanaanya terdapat satu sesi pembelajaran yang disampaikan sebelum pembelajaran agenda I, II, dan III dipelajari peserta.


Itulah 12 Modul Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang akan menjadi bahan acuan utama selama masa pelatihan dasar berlangsung. Jadi buat rekan-rekan panitia penyelenggara, silakan memanfaatkan modul-modul tersebut dalam rangka memaksimalkan hasil pelatihan dasar yang dilaksanakan.

Dan khusus untuk rekan-rekan Calon PNS yang akan mengikuti ataupun sedang mengikuti kegiatan pelatihan dasar CPNS, ada baiknya modul-modul diatas dipelajari agar lebih memudahkan rekan CPNS berdiskusi selama kelas pelatihan berlangsung.

Terakhir, semoga bermanfaat. Jika ada link download yang rusak atau tidak bisa diakses, silakan berikan komentar dibawah ya..

Dan jangan lupa semboyan kita,

"Tersenyum, Melayani. Integritas, Jangan ditawar"

0 comments

Silakan berkomentar dengan saling menghargai satu dengan yang lainnya