Type something and hit enter

On
advertise here
PNSMerahPutih - Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, dimana pelaksanaan seleksi CPNS formasi tahun 2019 diselenggarakan saat pandemi Covid-19 masih berlangsung, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah melakukan evaluasi dan perencanaan skenario pelaksanaan seleksi ASN (CPNS dan PPPK) Tahun 2021.

Munculnya varian baru virus Covid-19 dan potensi penyebarannya yang masih terus terjadi diberbagai wilayah di Indonesia, mengharuskan adanya penyesuaian dalam proses seleksi ASN Tahun 2021. Terutama dalam upaya penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengingatkan agar skenario dan mekanisme pelaksanaan seleksi di lapangan mempertimbangkan potensi penyebaran varian baru virus Covid-19 yang sudah teridentifikasi di Indonesia beberapa waktu terakhir ini.

BKN selaku Panitia Pelaksana Seleksi ASN Nasional perlu merencanakan sejumlah alternatif untuk mengakomodir pelaksanaan seleksi dengan memperhatikan pencegahan penularan virus Covid-19.
"Kita bisa extend (perpanjang) durasi pelaksanaan tes, misalnya memangkas jumlah sesi ujian per hari, dari yang sebelumnya bisa dilaksanakan 3 (tiga) sesi menjadi 2 (dua) sesi,"
Hal tersebut disampaikan Bima dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Seleksi Sekolah Kedinasan dan Calon ASN 2021, Senin (10/5/2021) antara BKN Pusat, Kantor Regional dan UPT BKN seluruh Indonesia.


Selain itu, Bima juga menekankan agar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 diterapkan lebih ketat, dengan mengantisipasi terjadinya potensi kerumunan peserta ujian atau seleksi di lapangan. Oleh karena itu, tersedianya lokasi pelaksanaan ujian yang memadai wajib diperhatikan.

0 comments

Silakan berkomentar dengan saling menghargai satu dengan yang lainnya